Kamis, 01 Mei 2014

*KEBIASAAN SALTO PADA BURUNG

*KEBIASAAN SALTO PADA BURUNG


Burung yang suka berjumpalitan, salto, sering menjadi problem tersendiri. Burung yang suka salto ini kebayakan adalah cendet atau pentet, kacer dan ciblek. Meski demikian ada juga burung murai batu, cucak ijo dan burung-burung jenis lainnya yang punya kebiasaan salto.

rata2 penyebab burung mempunyai kebiasaan salto adalah, pertama, karena stres; dan kedua karena adanya gangguan keseimbangan (vestibular system).


Salto karena stres
Awal pertama burung salto adalah ketika dia stres karena dikurung dalam sangkar. Ketika dia berusaha untuk mencari celah untuk keluar, burung sadar untuk terbang ke arah samping tidak memungkinkan. Oleh karena itu dia mencoba terbang ke arah atas. Kebiasaan mendongak-dongak dan dilanjutkan dengan mencoba menerbos terbang ke atas tetapi tertahan atap sangkar ini, menyebabkan dia harus memutar badan (salto) untuk mendapatkan lagi keseimbangan tubuh saat hinggap lagi di tangkringan.


Semakin banyak mendapat stres, semakin banyak pula dia melakukan salto. Kebiasaan ini berlanjut meskipun dia sudah dalam kondisi jinak dan mapan. Biasanya, kesukaan untuk salto ini muncul ketika dia mendapat tekanan (stres), baik itu ketika diadu atau ketakutan pada sesuatu hal di lingkungan di mana dia berada.


Burung-burung yang suka salto dikarenan stres adalah burung-burung hasil tangkapan hutan. Burung-burung tangkapan hutan pada awalnya selalu berontak ketika mulai dikurung. Dia akan mencoba menerobos celah mana saja yang memungkinkan dia untuk lepas, termasuk ke arah atas. Dan karena hal seperti yang saya sebutkan di bagian atas, dia punya kebiasaan salto yang terbawa sampai ketika dia sudah mapan dan jinak.


Sementara itu burung hasil penangkaran jarang sekali memiliki kebiasaan salto. Kalau ada burung hasil penangkaran yang suka salto, maka penyebabnya bisa diduga adalah karena adanya gangguan keseimbangan. Hal ini akan saya bicarakan di bagian bawah.


Pencegahan dan pengobatan salto karena stres
Pencegahan agar burung tidak salto yang disebabkan stres adalah dengan menutup bagian atas sangkar ketika kita mendapatkan burung baru, terutama ketika kita mulai melatih menjinakkannya.


Sedangkan untuk menghilangkan kebiasaan burung salto yang awalnya disebabkan stres, hampir bisa dikatakan tidak mungkin. Namun demikian bisa dicoba dengan cara selalu menutup bagian atas dengan kain atau bahan apa saja yang penting sangkar bagian atas tertutup.


Bisa juga dilakukan penambahan tangkringan yang cenderung mempet ke atap sangkar sehingga tidak ada ruang yang memungkinkan burung untuk salto. Jika memang sudah keterlaluan, bisa dicoba dengan cara mengumbarnya di sangkar besar sampai dia memasuki masa mabung. Ketika memasuki masa mabung, burung mulai dipindah ke sangkar kecil dan lakukan terapi mabung total.


Namun demikian tidak ada jaminan hal itu akan menghentikan kebiasaan salto pada burung. Tetapi tidak ada salahnya Anda coba berbagai kemungkinan yang bisa dilakukan.

Salto karena gangguan keseimbangan
Burung yang mempunyai kebiasaan salto karena gangguan keseimbangan disebabkan ada infeksi di pusat keseimbangan yang ada di bagian dalam telinga.

Pada kondisi akut, serangan pada gangguan keseimbangan ini bukan hanya menyebabkan burung salto, kadang kepala burung memutar-mutar. Dalam kondisi ini, biasanya setelah salto bukan kembali ke tangkringan tetapi ke dasar sangkar. Pada gejala awal, burung memang hanya suka salto karena dia mencoba mencari keseimbangan badan ketika terasa akan jatuh setelah mendongak-dongakkan kepala.
Burung yang punya kebiasaan salto karena gangguan keseimbangan ini bisa jadi hanya menampakkan gejala itu sesekali, atau hanya berlangsung beberapa hari. Setelah itu dia akan normal lagi tetapi bisa kambuh lagi setiap saat.

1. Terdapat luka di bagian dalam telinga sehingga sistem keseimbangan dalam tubuh (vestibular system) terganggu. Jika hal itu bisa dipastikan sebagai penyebabnya, maka penyembuhan luka dengan antibiotik adalah solusinya.
Antibiotik apa yang dipakai? Untuk hal ini Anda bisa menggunakan antibiotik khusus untuk bagian THT, Lakukan terapi selama 5 hari yang diulang selama 3 periode waktu.
Artinya, jika penyebabnya memang karena adanya luka atau gangguan pada bagian dalam telinga, maka setelah gangguan hilang atau luka sembuh, maka kebiasaan salto akan hilang.


2. Infeksi jamur bisa menjadi penyebab timbulnya gangguan pada keseimbangan burung. Jika hal ini yang terjadi bisa diobati dengan obat untuk manusia yang dalam referensi mengenai hal ini di ladygouldianfinch.com disebut suspensi nastitin. Namun karena untuk obat ini perlu resep dokter, maka penggunaannya pun harus seusai petunjuk dokter.


3. Artikel di sebuah majalah hewan peliharaan yang ditulis Louise Bauck BSc DVM MVSc, dokter hewan dari Avicultural Hagen Research Institute, Montreal, menyebutkan bahwa virus paramyxovirus tipe 111 merupakan virus penyebab gangguan keseimbangan pada berbagai burung jenis finch.
Diakui, sulit mendiagnosa penyakit ini bahkan pada burung yang sudah mati. Namun hal itu dikaitkan dengan adanya peradangan pada pankreas ketika dilakukan pembedahan tubuh burung yang sudah mati. Jika virus tersebut adalah penyebabnya, maka tidak ada pengobatan yang bisa dilakukan.


4. Faktor genetik juga diketahui menjadi biang keladi penyakit “burung berputar-putar” yang dalam gejala awal hanya menyebabkan burung punya kebiasaan salto. Hal ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan Joanne pada burung-burung gouldian. Jika burung Anda sering salto karena faktor keturunan, dia hanya menyarankan hendaknya kita tidak menggunakan wadah besar untuk minuman burung karena jika tidak terkontrol burung bisa mati tenggelam ketika salto atau berputar-putar dan kepalanya masuk ke dalam air.


5. Kekurangan nutrisi (vitamin dan mineral) tidak disebutkan sebagai penyebab penyakit ini. Namun demikian, masalah kecukupan nutrisi tidak bisa diabaikan karena banyak sekali gejala penyakit pada burung yang penyebab awalnya adalah kekurangan nutrisi.
Burung yang suka menarik ke belakang kepalanya, sampai mendongak hampir jatuh dan mendorong dia salto untuk mendapatkan keseimbangan, bisa disebabkan oleh karena kekurangan mineral magnesium (Mg). Untuk hal ini, Anda bisa melakukan terapi dengan suplemen penambah nutrisi (cari di toko pakan)

Berdasarkan poin-poin di atas, saya sarankan bahwa mencegah adalah lebih baik daripada mengobati. Pastikan burung Anda terbebas dari jamur, terbebas dari kemungkinan infeksi dan perkuat daya tahan tubuh dengan asupan nutrisi yang tepat dan seimbang

*TIPS MENJINAKKAN BURUNG

*TIPS MENJINAKKAN BURUNG

  Syarat utama agar burung cepat bunyi atau ngoceh yaitu burung tersebut harus jinak, itu jika anda membeli burung liar atau anda membeli burung muda hutan, burung jinak secara umum adalah burung yang bebas dari tekanan di sekitarnya, burung yang tidak takut lagi kepada makhluk hidup di sekitarnya terutama terhadap manusia.
Dalam hal menjinakkan burung liar ini ada hal non teknis yang perlu diperhatikan, yaitu diperlukannya kesabaran dan ketelatenan yang sangat besar dari diri anda sendiri jika ingin berhasil.
Saat ini banyak para pehobi membeli burung yang baru ditangkap dari hutan, diantaranya saja murai, tledekan, cucak ijo dan yang laiannya, dikarenakan menyesuaikan kondisi atau memang ingin membeli burung yang benar-benar masih asli dari hutan dengan beberapa pertimbangan masing-masing, tidak ada salahnya, sah-sah saja bukan?
Burung hasil tangkapan dari hutan biasanya masih sangat liar dan sangat gesit, jika Anda punya burung masih liar, tentu tidak akan pernah gacor ketika ada orang di sekitarnya, dia akan bunyi dengan cara mencuri-curi waktu saat disekelilingnya sepi dan merasa aman, Itulah sebabnya mengapa burung-burung bakalan hanya berbunyi ngeplong kalau tidak ada/ tidak melihat orang.
Cara menjinakkan burung liar atau burung yang masih muda hutan, diantaranya adalah:

1. Tempat menggantang burung
Jika anda mempunyai burung liar, gantangkan saja burung anda ditempat yang banyak dilalui orang, jangan di gantang ditempat yang sepi karena burung anda takut akan nabrak-nabrak dan akan rusak bulunya, akan tetapi gantang burung liar tersebut agak tinggi usahakan secukupnya jangan terlalu tinggi sekali dan jangan terlalu rendah yang penting banyak dilalui oleh orang disekitarnya.Lakukan hal tersebut setiap hari, kira-kira 5 atau sampai 1 minggu coba gantungan agak diturunkan dan seterusnya setiap minggu makin turun dan makin turun. ( Dalam menggantang burung liar bisa ditempatkan didepan rumah / pinggir jalan rumah dan gantang yang agak tinggi )

2. Cara Memandikan burung
Biasakan memandikan burung dengan cara memasukkannya dikaramba dengan waktu agak lama. Kalau dia nggak mau mandi sendiri, semprot pakai semprotan sampai basah kuyup, tidak masalah dia kelabakan kesana-kemari saat disemprot sampai benar-benar basah kuyup hingga menggigil kedinginan dan nggak kelabakan lagi. Biarkan dulu dia di karamba, sampai bulu agak kering, tapi kalau Anda tergesa-gesa mau pergi, masukkan langsung ke sangkar juga nggak apa-apa, dan gantung di tempatnya, kalau sempat, lakukan “pemandian” itu pagi dan sore hari.
Fungsi memandikan sampai basah kuyup:
a. Untuk mempercepat burung lapar. Dengan mengombinasikan dengan cara nomer 3 di bawah maka burung akan semakin merasa tergantung pada kita. Pada saat yang sama, kita bisa cepat membuat burung lapar tetapi tidak kekurangan nutrisi (beda kan kalau kita memang sengaja tidak memberi pakan burung secara rutin atau cukup, yang dalam hal ini burung benar2 kekurangan semua nutrisi. Kalau dengan memandikan, maka rasa lapar hanya disebabkan dia terlalu banyak membakar karbohidrat untuk memanaskan tubuh).
b. Pada saat burung basah kuyup, ada pembelajaran pada burung bahwa meskipun dia hanya bisa diam, kenyataannya kita (manusia) yang berlalu lalang di dekatnya, bukan merupakan ancaman.
Proses penjinakan adalah proses pembelajaran domestikisasi.
Kalau kita takut burung lecet-lecet saat itu dan tidak memaksakan proses pembelajaran, maka burung akan terlalu lama giras dan bisa-bisa giras sepanjang masa. Kalau ini yang terjadi, ketika burung selalu gerabakan saat dibawa-bawa, maka yang stress bukan hanya burungnya, tetapi juga kita yang punya burung yang selalu gerabakan.

3. Memberi Makan
Yang ini memang memerlukan banyak waktu kosong anda untuk burung.
Jangan memberi makan menjelang malam hingga pagi, dan biarkan pada pagi harinya dia kelaparan, dalam kondisi lapar itu, coba berikan dia tusuk jangkrik dengan menggunakkan lidi yang agak panjang,biasanya akan menyambar jangrik tersebut karena saking laparnya,tapi jika dia nggak mau mengambil jangkrik, tarik lagi, kita ulangi 15 menit kemudian, kalau masih nggak mau, tunda lagi sampai burung tersebut mau mengambil jangkrik, jika sampai siang belum mau juga, tinggalkan jangkrik di tempat pakan biar dimakan. Setelah dia makan satu jangkrik, tusuk pakai lidi satu jangkrik lagi, goda dia beberapa saat sampai mau mendekat atau tidak. Begitu jangkrik disambar, kita coba lagi, sampai burung agak kenyang.( ulangi hal demikian hingga biting yang biasa digunakan menusuk jangrik kita dikurangi/potong hingga pendek dan dekat dengana kita ).
Setelah itu tempat pakan kita isi dengan kroto (untuk murai dan kacer) satu sendok teh saja. Siang hari, kita coba-coba lagi memberi jangkrik dengan lidi, dan begitu pula sore hari. Setelah terbiasa dengan lidi, coba langsung diangsurkan dengan tangan. Proses ini kuncinya adalah membuat burung kelaparan dan merasa tergantung pada manusia dan “terpaksa” harus berani kepada manusia. Karena kuncinya membuat burung lapar, senantiasa kosongkan wadah pakan dan hanya beri secukupnya ketika sudah dilatih makan jangkrik yang kita tusuk lidi/langsung dari tangan kita.
Kalau sekadar untuk tetap bernafas sehat, empat-lima jangkrik sudah cukup kita berikan pada pagi hari, dua-tiga jangkrik pada siang hari, dan empat – lima jangkrik pada sore hari, dan semuanya tanpa ada makanan tambahan di wadah pakan.

—Itulah sejumlah cara menjinakkan burung yang bisa kita pilih. Kalau ketiga cara itu bisa kita laksanakan/kombinasikan berbarengan, maka dalam waktu nggak sampai sebulan burung liar sudah jadi relatif jinak.
Menjinakkan burung dengan cara itu memang membawa sejumlah konsekuensi, misalnya burung yang semula sudah mau ngriwik/bunyi, jadi agak macet karena stres. Burung yang semula mulus, jadi luka atau rusak bulu. Tapi semua adalah bagian dari proses dan pilihan, tinggal kita mau memakai jalan yang mana, jalan cepat atau jalan biasa, semua kebaikan perlu biaya dan biaya ini bisa bermacam-macam bentuknya. bisa waktu dan sebagainya.

CARA TERNAK JANGKRIK

CARA TERNAK JANGKRIK


1.SEJARAH SINGKAT
Dewasa ini pada masa krisis ekonomi di Indonesia, budidaya jangkrik (Liogryllus Bimaculatus) sangat gencar, begitu juga dengan seminar-seminar yg diadakan dibanyak kota. Kegiatan ini banyak dilakukan mengingat waktu yg dibutuhkan utk produksi telur yg akan diperdagangkan hanya memerlukan waktu ± 2-4 minggu. Sedangkan utk produksi jangkrik utk pakan ikan & burung maupun utk diambil tepungnya, hanya memerlukan 2-3 bulan. Jangkrik betina mempunyai siklus hidup ± 3 bulan, sedangkan jantan kurang dari 3 bulan. dlm siklus hidupnya jangkrik betina mampu memproduksi lebih dari 500 butir telur.

Penyebaran jangkrik di Indonesia adalah merata, namun utk kota-kota besar yg banyak penggemar burung & ikan, pada awalnya sangat tergantung utk mengkonsumsi jangkrik yg berasal dari alam, lama kelamaan dengan berkurangnya jangkrik yg ditangkap dari alam maka mulailah dicoba utk membudidayakan jangkrik alam dengan diternakkan secara intensif & usaha ini banyak dilakukan dikota-kota dipulau jawa.
2. SENTRA PERIKANAN
Telah diutarakan didepan bahwa utk sementara ini, sentra peternakan jangkrik adalah dikota-kota besar dipulau jawa karena kebutuhan dari jangkrik sangat banyak. Sedangkan diluar pulau jawa sementara ini masih banyak didapatkan dari alam, sehingga belum banyak peternakan-peternakan jangkrik.
3. JENIS
Ada lebih dari 100 jenis jangkrik yg terdapat di Indonesia. Jenis yg banyak dibudidayakan pada saat ini adalah Gryllus Mitratus & Gryllus testaclus, utk pakan ikan & burung. Kedua jenis ini dpt dibedakan dari bentuk tubuhnya, dimana Gryllus Mitratus wipositor-nya lebih pendek disamping itu Gryllus Mitratus mempunyai garis putih pada pinggir sayap punggung, serta penampilannya yg tenang.
4. MANFAAT
Jangkrik segar yg sdh diketahui baik utk pakan burung berkicau seperti poksay, kacer & hwambie serta utk pakan ikan, baik juga utk pertumbuhan udang & lele dlm bentuk tepung.
5. PERSYARATAN LOKASI
1.                             Lokasi budidaya harus tenang, teduh & mendapat sirkulasi udara  yg baik.
2.                             Lokasi jauh dari sumber-sumber kebisingan seperti pasar, jalan raya & lain sebagainya.
3.                             Tidak terkena sinar matahari secara langsung atau berlebihan.
6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
Ternak jangkrik merupakan jenis usaha yg jikatidak direncanakan dengan matang, akan sangat merugikan usaha. Ada beberapa tahap yg perlu dilakukan dlm merencanakan usaha ternak jangkrik, yaitu penyusunan jadwal kegiatan, menentukan struktur organisasi, menentukan spesifikasi pekerjaan, menetapkan fasilitas fisik, merencanakan metoda pendekatan pasar, menyiapkan anggaran, mencari sumber dana & melaksanakan usaha ternak jangkrik.
1.                 Penyiapan Sarana&Peralatan

Karena jangkrik biasa melakukan kegiatan diwaktu malam hari, maka kandang jangkrik jangan diletakkan dibawah sinar matahari, jadi letakkan ditempat yg teduh & gelap. Sebaiknya dihindarkan dari lalu lalang orang lewat terlebih lagi utk kandang peneluran. utk menjaga kondisi kandang yg mendekati habitatnya, maka dinding kandang diolesi dengan lumpur sawah & diberikan daun-daun kering seperti daun pisang, daun timbul, daun sukun & daun-daun lainnya utk tempat persembunyian disamping utk menghindari dari sifat kanibalisme dari jangkrik. Dinding atas kandang bagian dlm sebaiknya dilapisi lakban keliling agar jangkriktidak merayap naik sampai keluar kandang. Disalah satu sisi dinding kandang dibuat lubang yg ditutup kasa utk memberikan sirkulasi udara yg baik & utk menjaga kelembapan kandang. utk ukuran kotak pemeliharaan jangkrik,tidak ada ukuran yg baku. yg penting sesuai dengan kebutuhan utk jumlah populasi jangkrik tiap kandang. 

Menurut hasil pemantauan dilapangan & pengalaman. peternak, bentuk kandang biasanya berbentuk persegi panjang dengan ketinggian 30-50 cm, lebar 60-100 cm sedangkan panjangnya 120-200 cm. Kotak (kandang) dpt dibuat dari kayu dengan rangka kaso, namun utk mengirit biaya, maka dinding kandang dpt dibuat dari triplek. Kandang biasanya dibuat bersusun, & kandang paling bawah mempunyai minimal empat kaki penyangga. utk menghindari gangguan binatang seperti semut, tikus, cecak & serangga lainnya, maka keempat kaki kandang dialasi mangkuk yg berisi air, minyak tanah atau juga vaseline (gemuk) yg dilumurkan ditiap kaki penyangga.
2.                 Pembibitan
1) Pemilihan Bibit & Calon Induk
Bibit yg diperlukan utk dibesarkan haruslah yg sehat,tidak sakit,tidak cacat (sungut atau kaki patah) & umurnya sekitar 10-20 hari. Calon induk jangkrik yg baik adalah jangkrik-jangkrik yg berasal dari tangkapan alam bebas, karena biasanya memiliki ketahanan tubuh yg lebih baik. Kalaupun induk betinatidak dpt dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dpt dibeli dari peternakan. Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas, karena lebih agresif. 
Adapun ciri-ciri indukan, induk betina, & induk jantan yg baik adalah sebagai berikut:
a.                          Indukan:
o        sungutnya (antena) masih panjang & lengkap.
o        kedua kaki belakangnya masih lengkap.
o        bisa melompat dengan tangkas, gesit & kelihatan sehat.
o         badan & bulu jangkrik berwarna hitam mengkilap
o        pilihlah induk yg besar.
o         dangan memilih jangkrik yg mengeluarkan zat  cair dari mulut & duburnya apabila dipegang.
b.      Induk jantan:
o        selalu mengeluarkan suara mengerik.
o        permukaan sayap atau punggung kasar & bergelombang.
o        tidak mempunyai ovipositor di ekor.
o        Induk betina:
o        tidak mengerik.
o        permukaan punggung atau sayap halus.
o        ada ovipositor dibawah ekor utk mengeluarkan telur.
2.                             Perawatan Bibit & Calon Induk
Perawatan jangkrik yg sdh dikeluarkan dari kotak penetasan berumur 10 hari harus benar-benar diperhatikan & dikontrol makanannya, karena pertumbuhannya sangat pesat. Sehingga kalau makanannya kurang, maka anakan jangkrik akan menjadi kanibal memakan anakan yg lemah. Selain itu perlu juga dikontrol kelembapan udara serta binatang pengganggu, yaitu, semut, tikus, cicak, kecoa & laba-laba. utk mengurangi sifat kanibal dari jangkrik, maka makanan jangan sampai kurang. Makanan yg biasa diberikan antara lain ubi, singkong, sayuran & dedaunan serta diberikan bergantian setiap hari.
3.                             Sistem Pemuliabiakan
Sampai saat ini pembiakan Jangkrik yg dikenal adalah dengan mengawinkan induk jantan & induk betina, sedangkan utk bertelur ada yg alami & ada juga dengan cara caesar. Namun risiko dengan cara caesar induk betinanya besar kemungkinannya mati & telur yg diperolehtidak merata tuanya sehingga daya tetasnya rendah.
4.                             Reproduksi & Perkawinan
Induk dpt memproduksi telur yg daya tetasnya tinggi ± 80-90 % apabila diberikan makanan yg bergizi tinggi. Setiap peternak mempunyai ramuan-ramuan yg khusus diberikan pada induk jangkrik antara lain: bekatul jagung, ketan item, tepung ikan, kuning telur bebek, kalk & kadang-kadang ditambah dengan vitamin.
Disamping itu suasana kandang harus mirip dengan habitat alam bebas, dinding kandang diolesi tanah liat, semen putih & lem kayu, & diberi daun-daunan kering seperti daun pisang, daun jati, daun tebu & serutan kayu.
Jangkrik biasanya meletakkan telurnya dipasir atau tanah. Jadi didalam kandang khusus peneluran disiapkan media pasir yg dimasukkan dipiring kecil. Perbandingan antara betina & jantan 10 : 2, agar didapat telur yg daya tetasnya tinggi. Apabila jangkrik sdh selesai bertelur sekitar 5 hari, maka telur dipisahkan dari induknya agartidak dimakan induknya kemudian kandang bagiab dlm disemprot dengan larutan antibiotik (cotrymoxale).Selain peneluran secara alami, dpt juga dilakukan peneluran secara caesar. Akan tetapi kekurangannya ialah telurtidak merata matangnya (daya tetas).
5.                             Proses kelahiran
Sebelum penetasan telur sebaiknya terlebih dahulu disiapkan kandang yg permukaan dlm kandang dilapisi dengan pasir, sekam atau handuk yg lembut. dlm satu kandang cukup dimasukkan 1-2 sendok teh telur dimana satu sendok teh telur diperkirakan berkisar antara 1.500-2.000 butir telur. Selama proses ini berlangsung warna telur akan berubah warna dari bening sampai kelihatan keruh. Kelembaban telur harus dijaga dengan menyemprot telur setiap hari & telur harus dibulak-balik agar jangan sampai berjamur. Telur akan menetas merata sekitar 4-6 hari.
3.                 Pemeliharaan
1.                             Sanitasi & Tindakan Preventif
Seperti telah dijelaskan diatas bahwa dlm pengelolaan peternakan jangkrik ini sanitasi merupakan masalah yg sangat penting. utk menghindari adanya zat-zat atau racun yg terdapat pada bahan kandang, maka sebelum jangkrik dimasukkan kedalam kandang, ada baiknya kandang dibersihkan terlebih dahulu & diolesi lumpur sawah. utk mencegah gangguan hama, maka kandang diberi kaki & setiap kaki masing-masing dimasukkan kedalam kaleng yg berisi air.
2.                             Pengontrolan Penyakit
Untuk pembesaran jangkrikn dipilih jangkrik yg sehat & dipisahkan dari yg sakit. Pakan ternak harus dijaga agar jangan sampai ada yg berjamur karena dpt menjadi sarang penyakit. Kandang dijaga agar tetap lembab tetapi tidak basah, karena kandang yg basah juga dpt menyebabkan timbulnya penyakit.
3.                             Perawatan Ternak
Perawatan jangkrik disamping kondisi kandang yg harus diusahakan sama dengan habitat aslinya, yaitu lembab & gelap, maka yangtidak kalah pentingnya adalah gizi yg cukup agartidak saling makan (kanibal).
4.                             Pemberian Pakan
Anakan umur 1-10 hari diberikan Voor (makanan ayam) yg dibuat dari kacang kedelai, beras merah & jagung kering yg dihaluskan. Setelah vase ini, anakan dpt mulai diberi pakan sayur-sayuran disamping jagung muda & gambas. Sedangkan utk jangkrik yg sedang dijodohkan, diberi pakan antara lain : sawi, wortel, jagung muda, kacang tanah, daun singkong serta ketimun karena kandungan airnya tinggi. Bahkan ada juga yg menambah pakan utk ternak yg dijodohkan anatar lain : bekatul jagung, tepung ikan, ketan hitam, kuning telur bebek, kalk & beberapa vitamin yg dihaluskan & dicampur menjadi satu.
5.                             Pemeliharaan Kandang
Air dlm kaleng yg terdapat dikaki kandang, diganti setiap 2 hari sekali & kelembapan kandang harus diperhatikan serta diusahakan agar bahaya jangan sampai masuk kedalam kandang.
7. HAMA & PENYAKIT
1.                 Penyakit, Hama & Penyebabnya
Sampai sekarang belum ditemukan penyakit yg serius menyerang jangkrik. Biasanya penyakit itu timbul karena jamur yg menempel di daun. Sedangkan hama yg sering mengganggu jangkrik adalah semut atau serangga kecil, tikus, cicak, katak & ular.
2.                 Pencegahan Serangan Hama & Penyakit
Untuk menghindari infeksi oleh jamur, maka makanan & daun tempat berlindung yg tercemar jamur harus dibuang. Hama pengganggu jangkrik dpt diatasi dengan membuat dengan membuat kaleng yg berisi air, minyak tanah atau mengoleskan gemuk pada kaki kandang.
3.                 Pemberian Vaksinasi & Obat
Untuk saat ini karena hama & penyakit dpt diatasi secara prefentif, maka penyakit jangkrik dpt ditekan seminimum mungkin. Jadi pemberian obat & vaksinasitidak diperlukan.
8. PANEN
1.                 Hasil Utama
Peternak jangkrik dpt memperoleh 2 (dua) hasil utama yg nilai ekonomisnya sama besar, yaitu: telur yg dpt dijual utk peternak lainnya & jangkrik dewasa utk pakan burung & ikan serta utk tepung jangkrik.
2.                 Penangkapan
Telur yg sdh diletakkan oleh induknya pada media pasir atau tanah, disaring & ditempatkan pada media kain yg basah. utk setiap lipatan kain basah dpt ditempatkan 1 sendok teh telur yg kemudian utk diperjual belikan. Sedangkan utk jangkrik dewasa umur 40-55 hari atau 55-70 hari dimana tubuhnya baru mulai tumbuh sayap, ditangkap dengan menggunakan tangan & dimasukkan ketempat penampungan utk dijual.

MEMBUAT SARANG KROTO DI TOPLES

MEMBUAT SARANG KROTO DI TOPLES


Sangat mudah sekali cara pembuatan sarang kroto menggunakan toples. Kalau teman ingin mencoba beternak atau membudidayakan semut rangrang. Cukup dengan menyediakan sebuah toples dan nampan. Sedangkan fungsi dari nampan adalah sebagai tempat untuk meletakkan toples. Tentunya nampan dii si dengan air. Supaya semut rangrangnya tidak lari kemana mana. Selengkapnya sediakan alat sebagai berikut
:               1. Toples              
 Untuk toples bebas ukuran, kalau bisa yang transparan. Lalu toples di lubangi seperti gambar di bawah ini untuk saluran keluar masuk semut rangrang dan sebagai tempat udara sarang kroto.


 
              2. Nampan
        3. Solasi / plester coklat atau hitam, juga bisa menggunakan kertas
Fungsinya untuk menutupi toples agar semut rangrang cepat bersarang dan membuat jaring jaring. Setelah semut rangrang mau bersarang, bisa lepas solasinya atau  bisa juga membiarkannya.
4. Batu bata atau yang lainya yang di taruh di atas nampan yang sudah berisi air sehingga toples tidak terendam air. 

Gampang sekali tentang cara pembuatan sarang kroto menggunakan toples. Untuk teman semua mungkin sudah mencoba, bisa share disini. Mungkin saya ada kekurangan.

Senin, 09 Desember 2013

RESUME Sidang Komisi disiplin



RESUME
Sidang Komisi disiplin Karyawan Universitas Bung Hatta
Atas Hilangnya beberapa barang inventaris
Pascasarjana

A.     Pelaksanaan
-          Tempat      : Ruang sidang Rektor
-          Tanggal     :
-          Waktu        : 14.00 – 18.30

B.      Pemimpin rapat : Wakil Rektor II

C.      Peserta komisi disiplin :
-          Wakil Rektor       I, II, III
-          Dekan Fakultas  . Hukum
         . Ilmu Budaya
         . Perikanan
         . Teknologi Industri
         . Ekonomi
         . Keguruan Ilmu Pendidikan
-          Kepala                . Biro Administrasi Umum
         . Biro Akademik Kemasiswaan
-          Kabag                 . Kepegawaian

D.     Jalannya Sidang

a.      Pengantar WR II
Wakil Rektor II Universitas Bung Hatta menyatakan bahwa dengan berlangsungnya komisi disiplin ini bisa memberikan pembelajaran bagi yang lainnya agar tidak mengambil atau memindahkan tempat barang – barang inventaris Universitas Bung Hatta tanpa adanya prosedur.


b.      Tanya Jawab
1.      Darwin
Darwin mengakui telah mengambil dan menjual barang inventaris Universitas Bung Hatta berupa lemari cabinet tiga ( 3 ) rak yang sudah kropos dan kotak AC yang sudah kosong ( tidak ada mesin ) di Pascasarjana Khatib Sulaiman tanpa memberitahukan pada bagian umum. Hal ini dilakukan menurutnya atas dasar barang – barang tersebut sudah tidak terpakai lagi. Dalam hal ini ia dibantu oleh dua ( 2 ) orang anggota SATPAM Novriyanto dan Hendrik Rizal yang lagi bertugas pada saat itu untuk mengangkat barang – barang tersebut keatas mobil milik si pembeli ( Ridwan ) tanpa adanya komentar apapun, dan si pembeli ( Ridwan ) ini datang ke Pascasarjana Khatib sulaiman atas undangan dari Darwin untuk Mukiman pegawai pustaka Pascasarjana yang rencananya akan menjual Koran bekas, berhubung Koran bekas tersebut telah dijual Mukiman maka Darwin langsung saja berinisiatif menjual barang – barang  bekas tersebut ( lemari cabinet dan AC rusak ) sebesar Rp 450.000 ( empat ratus lima puluh ribu rupiah ) kemudian keesokan harinya Darwin membagikan uang tersebut ke anggota SATPAM ( Novriyanto dan Hendrik Rizal ) sebesar Rp 200.000 ( dua ratus ribu rupiah ) untuk dua ( 2 ) orang tanpa ada perhitungan sebelumnya.
2.      Bambang
Bambang menyatakan tidak melihat ataupun merasakan hasil dari penjualan barang – barang bekas (lemari feling cabinet dan AC rusak ) yang dijual oleh Darwin, Tetapi bambang mengetahui dan mengantarkan Darwin menjual arsip pada saat mengantarkan saudari Itis ke gunung pangilun dengan menggunakan mobil Direktur Pascasarjana yang disaksikan oleh KTU Pascasarjana ( Zulhafni ) tanpa adanya larangan ataupun suruhan sembari berkata “kalau lebih dari satu juta rupiah saya mendapat bagian” . dalam  hal ini Bambang mendapatkan bagian sebesar Rp. 90.000,.. ( Sembilan puluh ribu rupiah ). Sewaktu menaikkan barang ( arsip ) tersebut ke atas mobil bambang dan itis membantu saudara darwin tanpa diketahui oleh anggota SATPAM.
3.      Hendrik Rizal
Menurut Hendrik Rizal pada saat kejadian pengangkatan barang – barang  ( lemari feling cabinet dan AC rusak ) ia baru datang dari kampus 1 dan tanpa pikir panjang langsung menolong mengangkat barang tersebut ke atas mobil milik ridwan ( pembeli barang tersebut ) tanpa bertanya yang emang menurutnya barang itu sudah tidak terpakai lagi. Dalam hal ini Hendrik mendapat bagian
Rp 50.000,.. ( lima puluh ribu rupiah ) dan Rp 100.000,.. ( seratus ribu rupiah ) keesokan harinya. Hendrik mengakui ini semua merupakan kesalahan keteledorannya sebagai anggota SATPAM tanpa menanyakan terlebih dahulu mengenai barang yang keluar,
4.      Novriyanto
Novriyanto tidak melaporkan kejadian ini pada komandan SATPAM dan ia juga menerima uang dari Darwin sebesar Rp 150.000,.. ( seratus lima puluh ribu rupiah ) menurutnya Darwin menjual barang tersebut ( lemari feling cabinet dan kotak AC yang tidak ada mesinnya ) sebesar Rp 510.000,.. ( lima ratus sepuluh ribu rupiah ). Dengan kejadian ini Novriyanto sangat menyesali dan merasa bersalah terhadap apa yang telah ia lakukan. Dan berniat mengembalikan apa yang telah ia dapatkan.
E.      Kesimpulan

Dari hasil sidang yang berlangsung, setelah diminta keterangan beberapa saksi, Ternyata Saudara Darwin tidak hanya menjual lemari Feling cabinet dan AC rusak saja, ada beberapa berkas arsip juga yang telah dijual nya Sesuai dengan keterangan Saudara Bambang ( sopir Pascasarjana ). lantas ditemukanlah beberapa nama baru yang diduga ikut terlibat dalam hal ini, :
1.      Mukiman   ( karyawan perpustakaan Pascasarjana )
2.      Itis             ( karyawan rumah tangga Pascasarjana )
3.      Zulhafni     ( KTU Pascasarjana )
Dengan munculnya nama – nama baru tersebut maka dirasa perlu untuk memanggil kembali Saudara Darwin ( karyawan rumah tangga Pascasarjana ), Amran ( Komandan SATPAM ), berikut nama – nama yang baru muncul di atas. Untuk kembali diminta keterangannya.